Musda MUI Riau ke-VIII Pindah Lokasi, Digelar Besok Pagi di Gedung Wanita Pekanbaru

oleh
oleh

Saguriau.com | PEKANBARU — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau dijadwalkan berlangsung besok pagi, Selasa, 23 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, serta penyerahan Sertifikat ISO 9001:2015 oleh MUI Pusat kepada MUI Provinsi Riau.
Musda MUI Riau ke-VIII digelar seiring berakhirnya masa kepengurusan MUI Provinsi Riau masa khidmat 2021–2025.

Berdasarkan undangan yang sebelumnya beredar, Musda dijadwalkan berlangsung di Gedung Balai Serindit, Kompleks Kantor Gubernur Riau. Namun, kurang dari 24 jam menjelang pelaksanaan, panitia kembali menyebarkan undangan baru yang menyebutkan perpindahan lokasi acara ke Gedung Wanita, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari panitia pelaksana maupun Ketua MUI Provinsi Riau terkait alasan pemindahan lokasi tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media dengan menghubungi sejumlah nomor panitia juga belum memperoleh respons.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, pemindahan lokasi diduga dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menetralkan potensi gangguan yang mungkin timbul selama pelaksanaan Musda.

Hal ini merujuk pada pengalaman Musda MUI Riau ke-VII lima tahun lalu yang berlangsung di salah satu hotel di Pekanbaru, di mana saat itu sempat terjadi ketegangan antarpendukung calon, termasuk adu mulut yang nyaris berujung kericuhan.

Enam Calon Ramaikan Bursa Ketua MUI Riau
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, terdapat enam tokoh yang disebut-sebut akan maju meramaikan bursa calon Ketua MUI Provinsi Riau pada Musda ke-VIII ini.

Mereka antara lain:
Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA, selaku ketua petahana yang dikabarkan kembali maju untuk periode kedua.
Prof. Dr. H. Munzir Hutami, MA, Ketua Majelis Pertimbangan (Mutasyar) PERTI.
Prof. Dr. H. Akbarizan, MA, Ketua MUI Kota Pekanbaru sekaligus akademisi.
Buya Zulhusni Domo Dt. Sutan Sati, mantan Sekretaris MUI Riau dan Ketua GSSB Riau.
Dr. H. Saidul Amin, dari kalangan Muhammadiyah yang juga menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Buya H. Fajeriansyah, Lc., MA, dari kalangan Serikat Islam, Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Tinggi Agama Islam Kabupaten Siak, serta mantan Sekretaris MUI Riau.
Para calon tersebut mengusung tema “Perubahan Menuju MUI yang Hebat dan Bermartabat” sebagai semangat pembaruan dalam kepemimpinan MUI Riau ke depan.
Tema ini, menurut sejumlah pihak, mencerminkan harapan agar proses pemilihan pimpinan MUI benar-benar dilandasi musyawarah dan mufakat, serta mampu membawa MUI Riau lebih berperan dalam membina umat.

Masyarakat dan peserta Musda berharap Musda MUI Riau ke-VIII dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif bagi umat dan daerah.
(RH)