PEKANBARU, — Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Abu Bakar, turun langsung menemui masyarakat dalam kegiatan reses di kawasan Sekuntum Permai, RT 06/RW 01, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan serta persoalan yang dihadapi warga di lingkungan mereka.
Lebih dari seratus warga hadir dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat antara lain berkaitan dengan pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan pembangunan di lingkungan permukiman.
Ketua RW 01, Arjuna, berharap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses dapat diperjuangkan dan diteruskan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru.
Menurutnya, anggota DPRD memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah.
“Anggota DPRD ini sebagai corong untuk menyampaikan suara kami kepada pemerintah.
Karena itu kami berharap setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat bisa diperjuangkan,” ujar Arjuna.
Hal senada disampaikan Ketua RT 06, Sajali. Ia mengucapkan terima kasih kepada Abu Bakar yang telah memilih wilayah mereka sebagai lokasi kunjungan reses.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Abu Bakar yang telah memilih daerah kami sebagai tempat kunjungan reses pada periode ini. Semoga melalui kegiatan ini banyak aspirasi masyarakat yang bisa diserap dan diperjuangkan,” kata Sajali.
Sementara itu, Abu Bakar mengatakan, reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi.
Aspirasi tersebut, kata dia, akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif, terutama dalam pembahasan kebijakan dan program pembangunan daerah.
“Tujuan reses ini adalah untuk menjemput aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan mitra kerja kami. Di Komisi III DPRD Kota Pekanbaru terdapat 11 mitra kerja, di antaranya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan,” jelas Abu Bakar.
Selain pendidikan dan pembangunan lingkungan, persoalan pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Abu Bakar menjelaskan, masyarakat Kota Pekanbaru yang mengalami kendala dalam penggunaan BPJS Kesehatan masih dapat memperoleh akses pelayanan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
“Bagi warga Pekanbaru yang kurang lancar BPJS-nya, tetap bisa dibantu untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit melalui program UHC,” tambahnya.
Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan reses, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan dan koordinasi dengan pemerintah daerah sesuai kewenangan DPRD.
Kegiatan reses tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Warga tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan sekaligus berharap kehadiran wakil rakyat dapat memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat di Kelurahan Delima.






